Bagaimana Cara Menemukan Dan Memilih Mitra Bisnis Yang Tepat?

Setelah semua ide diorganisasikan, sekarang saatnya untuk menentukan peringkat ide. Gunakan sistem pemungutan suara di mana setiap orang mendapat lima atau sepuluh “suara” yang dapat mereka bagikan dengan cara apa pun yang mereka suka. Membuat catatan dalam berbagai warna berguna untuk latihan ini.

Karena sudah sering bersama jadi tak perlu lagi bangun chemistry. Kamu tentunya akan mengenal lebih lama karakter teman Kamu . Sehingga Kamu lebih klop jika berinteraksi dengan teman Kamu . Dan meski memiliki banyak perbedaan sifat,karakter dan perilaku kita justru dia adalah orang yang paling mengerti kita. Banyak pebisnis awam yang tidak begitu menyukai kegiatan ini, namun sebenarnya sangat penting untuk mengatur modal usaha.

Namun tak dapat dipungkiri, sebersit rasa iri bisa saja timbul hingga muncullah keinginan untuk memiliki sebuah usaha pula. Nggak jarang, kamu akan berbeda pendapat dengan teman kamu, dan sulit menemukan titik tengahnya. Daripada berantem besar dan jadi musuhan (trus bisnisnya bubar, pula!), mau nggak mau kamu harus mengalah dan menerima pendapat teman kamu. Sementara mitra ekuitas memiliki bagian kepemilikan dan karenanya menerima bagian dari keuntungan perusahaan, mitra yang digaji biasanya dibayar sebagai karyawan. Ini juga digunakan untuk perusahaan yang bekerja sama dalam jangka panjang, seperti hubungan antara pemasok bahan baku dan perusahaan yang mengubah bahan tersebut menjadi barang jadi. Tentu saja kami takkan mereview semua aspek dari tiap contoh bisnis kuliner.

Cara berbisnis dengan teman

Jika ternyata Anda berdua tidak sepaham, belum terlambat untuk membatalkan. Tentunya akan berbeda jika Anda mencari orang baru untuk menjadi companion bisnis Anda, sebab Anda harus beradaptasi dengan karakternya. Sedangkan mitra bisnis yang merupakan sahabat, akan tetap loyal meskipun perusahaan sedang dilanda keterpurukan. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan agar bisnis bersama dapat berjalan dengan lancar.

Dengan begitu, segala bentuk perselisihan yang mengancam bisnis bisa dihindari. Hubungan pertemanan yang sudah berjalan lama, tidak menjamin bahwa keduanya memiliki kecocokan karakter, visi dan misi dalam berbisnis. Ini penting untuk diperhatikan karena hal ini akan memberikan pengaruh yang cukup besar untuk bisnis yang akan kamu jalani. Masing-masing pihak juga perlu menimbang potensi dan kemampuan yang dimiliki agar lebih mudah saat membagi tugas serta tanggung jawab.

Sedangkan wirausaha dituntut lebih ulet, disiplin, tegar, serta memiliki teamwork yang tangguh, untuk bisa menghadapi risiko besar dan memenangkan persaingan. Namun, kepuasan batinnya pun besar karena dapat memakmurkan masyarakat. Meski begitu, terlalu over percaya diri juga tidak begitu baik. Anda harus bisa mengontrol diri Anda dalam berbisnis, punya keinginan untuk terus belajar dan beradaptasi sambil pelan-pelan meningkatkan kualitas diri Anda sendiri.

Ketika satu pihak tidak bergantung pada pihak lain dan bekerja sendiri-sendiri, mitra bisnis bisa kehilangan fokus dan hubungan bisnis berantakan. Menjadi tergantung berarti Anda lebih baik dalam suatu kemitraan daripada tidak. Sebelum menjalin kemitraan, setiap orang yang terlibat harus menguraikan tujuan akhir bisnis, apakah untuk menciptakan keuntungan jangka panjang yang berkelanjutan?